A. Pengertian metode perakitan produk barang/jasa
Pengertian Perakitan
Perakitan adalah suatu proses penyusunan dan penyatuan beberapa bagian komponen menjadi suatu alat atau mesin yang mempunyai fungsi tertentu. Pekerjaan perakitan dimulai bila obyek sudah siap untuk dipasang dan berakhir bila obyek tersebut telah bergabung secara sempurna. Perakitan juga dapat diartikan penggabungan antara bagian yang satu terhadap bagian yang lain atau pasangannya.
Pada prinsipnya perakitan dalam proses manufaktur terdiri dari pasangan semua bagian-bagian komponen menjadi suatu produk, proses pengencangan, proses inspeksi dan pengujian fungsional, pemberian nama atau label, pemisahan hasil perakitan yang baik dan hasil perakitan yang buruk, serta pengepakan dan penyiapan untuk pemakaian akhir. Perakitan merupakan proses khusus bila dibandingkan dengan proses manufaktur lainnya, misalnya proses permesinan ( frais, bubut, bor, dan gerinda ) dan pengelasan yang sebagian pelaksanaannya hanya meliputi satu proses saja. Sementara dalam perakitan bisa meliputi berbagai proses manufaktur.
sumber:https://teguhpriyanto.web.id/2019/11/12/kd-3-13-metoda-perakitan-produk-barang-jasa/
B. Pengelompokkan alat dan bahan
Pengelompokkan alat berdasarkan penggunaannya, yaitu:
- Peralatan yang digunakan secara berulang-ulang.
- Peralatan yang sekali pakai langsung ganti.
- Peralatan yang hanya beberapa kali pakai lalu ganti.
- Peralatan yang digunakan sewaktu-waktu ( peralatan pendukung dan pelengkap )
Peralatan yang harus diklasifikasi dalam perakitan produk agar berjalan dengan lancar serta baik dan tanpa ada hambatan harus disiapkan, ai antaranya :
- Peralatan utama, alat yang terkait langsung dengan perakitan produk.
- Peralatan pendukung, alat yang tidak secara langsung terkait, namun tetap dibutuhkan.
- Peralatan pelengkap, alat yang diperlukan hanya untuk melengkapi, namun terkadang tidak diperlukan.
Bahan produksi dikelompokkan, yaitu
- Bahan primer, bahan utama dalam pembuatan produk yang tidak bisa digantikan dengan bahan lainnya.
- Bahan sekunder, bahan yang bisa diganti dengan bahan lainnya jika bahan yang diperlukan tidak ada.
- Bahan tersier, bahan pelengkap yang diperlukan namun tidak begitu penting kalaupun tidak ada bahannya.
Comments
Post a Comment